Senin, 18 April 2011

Kasus Agama (konflik antara jemaat HKBP dan warga ciketing bekasi)

Kejadian yang terjadi di ciketing bekasi pada minggu 12 sebtember 2010 adalah kejadian yang sangat memprihatinkan bagi bangsa Indonesia dimana pada saat itu jemaat HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) dihalang-halangi untuk dapat beribada bahkan terjadi percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Kejadian ini sungguh sangat di sesalkan karena Negara kita menganut semboyan bhineka tunggal ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu artinya Indonesia memiliki banyak budaya, suku, ras, dan memiliki 6 agama yang diakui. Itu semata mata bukan untuk menjadi halangan kepada kita untuk tetap bersatu dalam Indonesia, juga di undang-undang ditulis bahwa setiap warg
a Negara Indonesia berhak memeluk agama dan kepercayaanya masing masing dan berhak untuk menjalankan agama yang dipercayainya/dianutnya. Tetapi sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab berusaha untuk mengabaikan hal itu dan melakukan tindak kekerasan kepada agama minoritas yang tidak mampu melawan dan berbuat apa-apa. Dan dalam hal ini pemerintah tidak melakukan suatu tindakan untuk mencegah hal itu terjadi kembali, sehingga terjadi lagi hal-hal serupa di berbagai daerah seperti yang terjadi di temanggung.
Jika kita berkaca pada sejarah dimana dulu umat beragama di Indonesia saling bertoleransi membangun bangsa. Contohnya saja Frederich Silaban yang adalah arsitek masjid istiqlal yang adalah seorang Kristen, dimana dia membangun masjid itu dengan baik dan indah, dan tak ada satu pikiranpun darinya untuk membuat bangunan masjid yang asal-asalan. Ini membuktikan bahwa toleransi antar umat beragama pada saat itu sangat tinggi.



Konflik antar umat beragama di Indonesia sudah makin sering terjadi, tetapi masih belum ada tindakan nyata yang dilakukan oleh pemerintah dan aparat penegak hokum, entah apa yang terjadi pada pemerintah dan aparat penegak hokum saat ini hukum di Negara ini sudah tidak lagi berdiri tegak melankan sudah di injak-injak seenaknya oleh mereka yang tidak bertanggung jawab.
Sebagai warga Negara yang baik, dalam menyikapi berbagai hal mengenai konflik agama yang terjadi di Indonesia kita harus menjaga keamanan dan kenyamanan dalam melaksanakan dan menjalankan agama kita masing-masing secara kondusif dan meningkatkan rasa toleransi antar umat beragama di Negara yang kita cintai bersama ini. INDONESIA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar