Jumat, 10 Juni 2011

Dokma Agama dan Nasionalisme

dokma agama dan nasionalisme adalah dua hal yang ada dalam kehidupan bernegara dimana dokma agama mengajarkan kita untuk terus menerus melakukan dan melaksanakan perintah agama dan kepercayaaan yang di sembah oleh tiap-tiap agama dan nasionalisme adalah rasa untuk terus membela dan mempertahankan suatu negara dan kecintaan kita terhadap negara itu, tetapi kedua hal tersebut sangatlah bisa menyebabkan kita menjadi sesat dalam mengambil keputusan yang mana yang benar dan yang mana yang salah dimana kita ketika mengambil dokma agama sebagai tupuan dan dasar hidup kita, kita tidak akan lagi mengambil berbagai
contoh dan refrensi lain mengenai agama yang kita percaya dan tetap mengutamakan dan tetap percacaya akan agama yang kita percaya meskipun hal itu menjadikan kita bodoh untuk berpikir secara positif, sedangkan nasionalisme menjadikan kita rakyat mencintai tanah air kita lebih dari Tuhan dan tanah kelahiran kita sendiri sehingga menyebabkan beberapa oknum ingin mengambil keuntungan dari hal tersebut dimana koruptor mengunakan kesempatan untuk korupsi,, contohnya rakyat yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi dan mebayar pajak selalu tepat waktu, tetapi apa yang dilakukan para koruptor? mereka mengambil keuntungan dengan melakukan korupsi, nasionalisme menjadikan kita lupa akan tanah elahiran kita dimana kita lahir dan d besarkan dimana kita merasakan kasih sayang dari ibu kita tercinta dimana kita meresakan keindahan masa-masa kebesaaran kita di kampung halaman kita sendiri. itulah yang skarang ini menjadi permasalahan di republik yang kita cintai bersama ini permasalahan yang sangat siknifikan dan sangat menakutkan bagi anak cucu kita di kemudaian hari,.. teman-taman jangan biarkan hal ini terus berlanjut, mari kita hentikan semua hal ini dan menjadikan kita menjadi orang yang memiliki jiwa toleransi yang tinggi dan memiliki kecintaan akan tanah kelahiran kita untuk negara kita dan untuk bangsa kita indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar