Senin, 24 Oktober 2011

Harapan

Harapan

serpihan bunga mawar
yang layu menambah riuhnya
pagi ini dibawah tiang-tiang
pancungan ilmu pengetahuan


duduk diantara kebohongan
masa lampau dan kebohongan
yang akan terjadi
dan aku masi tejebak dalam kebohongan

mawar yang harum takan bisa
harum ketika tumbuh disamping bunga bangkai
mentari juga takan mampu menyinari hari
jika di tutupi awan gelap

aku tak ingin terjebak
dalam gelap dan busuknya alam ini
aku harus keluar!
menentang segala yang menghalang

menentang kekuasaan yang menjadikan
dunia seperti ini, wahai penguasa alam semesta!!!
tunjukan kemahakuasaanmu
ciptaanmu ini akan mati
mati diantara kegelapan dan busuknya dunia
yang kau ciptakan.

kami mencari harapan dibalik
jendela dunia yang kini menjadi suram
karena politik kapitalis
dan kini kita yang hidup di dunia,
hanya mampu beranalisa akan kebenaran
lewat kehidupan dan ajaran orang tua

yang tlah melewatkan
ratusan tahun menghadapi kejamnya dunia ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar