Jumat, 02 Desember 2011

Layu

seakan dingin menusuk hati
disini menanti pujaan hati
diantara dengungan hewan-hewan
menanti mangsa untuk dimakan


ku menanti tembok kan runtuh
di dalam hati yang tlah lama rapuh
aku masi tetap disini
meananti surya kan bersinar lagi

seumpama mawar yang layu
rumput hanya bisa menyaksikan
seumpama daun yang layu
ranting kan merasakan

dunia tanpa tanda koma,
cinta takan bsia di koma
apakah ku harus menjadi korban
ataukah ini semua karna korban?

seprti menara yang berdiri kokoh
dan enteh kanpan kan roboh
ku berdiri disini untuk kau
dihati ini hanya ada namamu.

by: Jean kalengkongan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar